November 19, 2016

3 Kerugian Membeli Smartphone Android Abal-Abal

3 Kerugian Membeli Smartphone Android Abal-Abal

Berkembangnya open source android yang dikembangkan oleh google. Sekarang hampir 70% orang memilih atau membeli smartphone dengan Operating System Android. Harganya pun berfariatif dari yang mahal belasan juta maupun yang paling murah ratusan ribu rupiah.

Tak khayal sekarang banyak beredar di pasaran smartphone-smartphone android di bandrol dengan harga murah yakni cuma ratusan ribu rupiah. Lantas pernahkah berpikiran tentang Kerugian Membeli Smartphone Android Abal-Abal?  Mari kita kupas satu persatu tentang kerugian tersebut agar kita semua dapat meminimalisir kerugian-kerugian yang mengancam kita sewaktu-waktu.

3 Kerugian Membeli Smartphone Android Abal-Abal

1. Privasi Terancam

Apakah kalian semua pengen? Jika data-data privasi kalian seperti foto,video maupun file-file penting dalam smartphone anda disebarkan ke publik oleh orang lain? Tentunya tidak.Nah, baru-baru ini Kryptowire mengumumkan sebuah celah keamanan yang menyebarkan data pengguna smartphone Android murah.


Celah keamanan ini ditemukan pada smartphone Android BLU R1 HD seharga Rp 640 ribu. Data-data pengguna dikirimkan ke perusahaan software Shanghai AdUps Technologies di China. Masalahnya adalah software AdUps telah digunakan oleh lebih dari 650 juta smartphone, dan rata-rata adalah smartphone Android murah.

2. Cepat Rusaknya Hardware

Ada harga ada rupa. Slogan ini tentunya berlaku juga untuk Smartphone Android dimana jika harga murah tentunya juga bahan material yang didapatkan untuk pembuatan smartphone sangatlah berkualitas menengah kebawah. Seperti contoh misal yang paling menonjol adalah Baterai. Untuk menekan nilai jual, rata-rata smartphone Android murah menggunakan baterai Li-Ion yang kualitasnya rendah. Baterai jenis ini memiliki masa hidup baterai yang lebih singkat, sehingga baterai smartphone Android murah akan lebih cepat drain serta rusak.



3. Bingung Nyari Service Center

Pada android abal-abal harga murah merk asing yang gak terlalu terkenal pada telinga. Biasanya tidak menyediakan gerai-gerai resmi Service Center. Hal ini menjadi catatan tersendiri, apabila ada kerusakan hardware maupun software pada smartphone abal-abal tersebut. Rusak, mau di service ribet. Mau dijualpun pasti dengan harga murah. Bingung deh mau gimana lagi coba gan sis sekalian?


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon